
Risti, Singkatan dari Resiko Tinggi. Maksudnya apa dari kata risti dan hubungan dengan haji atau umroh apa? Dari kata kita dapat mengidentifikasi atau mengartikan bahwa jamaah yang digolongkan jamaah risti atau jamaah resiko tinggi adalah jamaah yang memiliki kemungkinan sudah tua, sakit ataupun yang memiliki sutau penyakit tertentu yang mudah kambuh. Atau kemungkinan yang jauh dari keluarga yang menjaga diri serta harus berusaha untuk menjaga diri dengan jamaah lain dari seluruh dunia di tanah suci jelas menjadikan jamaah risti ini butuh perlindungan dan perhatian khusus jika memang ingin hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi. Beberapa perlakuan khusus juga sudah diberikan pemerintah untuk jamaah risti guna melindungi warganegaranya. "Mereka dilengkapi gelang khusus jamaah risti. Gunanya supaya mudah dipantau tenaga medis," kata Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali (SDA). Beliau tidak memungkiri, pada tahun-tahun sebelumnya kasus kematian jamaah haji tertinggi terjadi di pemondokan karena pantauan terhadap jamaah yang risti kurang optimal.
Beberapa waktu yang lalu ada pemberitaan bahwa untuk jamaah yang masuk kategori Risti Dilarang untuk pergi naik haji. Melarang jamaah risti untuk pergi haji adalah suatu ketentuan yang tidak layak, karena mungkin mereka menjadi jamaah risti tentu bukan atas keinginan mereka melainkan sudah menjadi faktor usia maupun penyakit bawaan. Menurut Arsyad, tidak mungkin risti dilarang naik haji. Mereka sebenarnya sudah berniat haji sejak muda. ‘’Pada usia 60 tahun ongkos naik haji itu baru bisa mereka kumpulkan,” ujarnya. Di beberapa negara lain, usia jemaah haji dibatasi maksimal 60 tahun.Dengan sebab itu departemen agama akan mengkaji kemungkinan tersebut bisa diterapkan di Indonesia.
Ibadah haji menurut menteri bukan saja ibadah agama, namun juga merupakan ibadah fisik sehingga diperlukan fisik yang prima. "Kalau jemaah harus cuci darah secara rutin mesti harus diberangkatkan," ujar Menteri agama . Sejak prosesi Wukuf sabtu malam hingga prosesi Mabit, lempar Jumroh dan towaf serta Sai, jemaah haji Indonesia mulai berguguran. Berdasarkan laporan wakil kadaker Madinah yang bertanggung atas klinik kesehatan di Mina, dokter Barnawi spesialis paru jumlah jemaah yang dirawat pada Senin malam meningkat drastis. Hampir 5 menit sekali terdapat jemaah haji yang dibawa ke rumah sakit darurat karena sakit. Tercatat sudah 70 orang lebih jemaah haji Indonesia dirawat di Rumah sakit ini. Sementara jumlah korban meninggal dunia pada prosesi Armina sampai dengan pukul 21.00 waktu Arab Saudi sudah mencapai 34 orang. Secara keseluruhan jumlah korban meninggal dunia sudah mencapai 141 orang.(Biantoro RRI). Banyaknya jemaah haji Indonesia yang meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji. Berdasarkan pemantauan Departemen Agama, selama beberapa tahun terakhir masih ditemukan jemaah haji berangkat dalam kondisi kesehatan yang kurang memungkinkan seperti menggunakan kursi roda, dan memiliki resiko tinggi.
Dengan kesadaran jamaah risti untuk menjaga dirinya sendirilah yang paling penting karena jika bukan kita sendiri dan Allah yang menjaga diri kita lalu siapa lagi.
=== Travel haji plus
Beberapa waktu yang lalu ada pemberitaan bahwa untuk jamaah yang masuk kategori Risti Dilarang untuk pergi naik haji. Melarang jamaah risti untuk pergi haji adalah suatu ketentuan yang tidak layak, karena mungkin mereka menjadi jamaah risti tentu bukan atas keinginan mereka melainkan sudah menjadi faktor usia maupun penyakit bawaan. Menurut Arsyad, tidak mungkin risti dilarang naik haji. Mereka sebenarnya sudah berniat haji sejak muda. ‘’Pada usia 60 tahun ongkos naik haji itu baru bisa mereka kumpulkan,” ujarnya. Di beberapa negara lain, usia jemaah haji dibatasi maksimal 60 tahun.Dengan sebab itu departemen agama akan mengkaji kemungkinan tersebut bisa diterapkan di Indonesia.
Ibadah haji menurut menteri bukan saja ibadah agama, namun juga merupakan ibadah fisik sehingga diperlukan fisik yang prima. "Kalau jemaah harus cuci darah secara rutin mesti harus diberangkatkan," ujar Menteri agama . Sejak prosesi Wukuf sabtu malam hingga prosesi Mabit, lempar Jumroh dan towaf serta Sai, jemaah haji Indonesia mulai berguguran. Berdasarkan laporan wakil kadaker Madinah yang bertanggung atas klinik kesehatan di Mina, dokter Barnawi spesialis paru jumlah jemaah yang dirawat pada Senin malam meningkat drastis. Hampir 5 menit sekali terdapat jemaah haji yang dibawa ke rumah sakit darurat karena sakit. Tercatat sudah 70 orang lebih jemaah haji Indonesia dirawat di Rumah sakit ini. Sementara jumlah korban meninggal dunia pada prosesi Armina sampai dengan pukul 21.00 waktu Arab Saudi sudah mencapai 34 orang. Secara keseluruhan jumlah korban meninggal dunia sudah mencapai 141 orang.(Biantoro RRI). Banyaknya jemaah haji Indonesia yang meninggal dunia saat menjalankan ibadah haji. Berdasarkan pemantauan Departemen Agama, selama beberapa tahun terakhir masih ditemukan jemaah haji berangkat dalam kondisi kesehatan yang kurang memungkinkan seperti menggunakan kursi roda, dan memiliki resiko tinggi.
Dengan kesadaran jamaah risti untuk menjaga dirinya sendirilah yang paling penting karena jika bukan kita sendiri dan Allah yang menjaga diri kita lalu siapa lagi.
=== Travel haji plus
Tidak ada komentar:
Posting Komentar